Kamis, 17 Desember 2009

INTISARI BEGAWAN GITA

Oum Swasthy astu
Ada sehabat mengatakan “ anda pasti tidak tahu baca alquran, dan anda pasti tidak tahu bahasa arab, semua itu betul, tapi saya bisa baca tafsir alquran dalam bahasa Indonesia. Demikian pula tentang begawan Gita, saya pasti tidak tahu bahasa sansekerta, tetapi saya bisa baca terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Dibahawa ini saya akan ambil intisari dari begawan Gita disampaikan dalam bahasa yang sederhana,..

Bab-I
Bab ini menceritrakan awal perang beratha yuda, dimana kedua pasukan bersaudara itu saling berhadapan siap untuk saling membunuh. Arjuna melihat diseberang sana adalah saudara2 sepupunya seperti Duryodana dan adik2nya, melihat Gurunya Drona, melihat kakeknya Bisma, menjadi hilang semangatnya untuk bertempur, dia melempar sanjatanya, tidak mungkin rasanya dia bisa membunuh saudaranya sendiri.

Bab-II
Untuk mengembalikan semangat tempurnya Arjuna, tokoh Krisna meberi wejangan sbb.
Didalam diri manusia ada dua keribadian (ego) , yaitu ego semu terdiri dari fisik, pikiran. Emosional, carakter, pengetahuan, ketrampilan , disebut badan yang fana. Kemudian ada ego yang bersifat abadi, tidak terbunuh, tidak pula membubuh, dan ada dimana-mana, itulah kesadaran murni.

Kesadaran muruni ini tidak dipengaruhi oleh proses kehidupan, seperti masa kanak2, masa remaja maupun masa tua, dia sifatnya abadi. Seperti udara memberi kehidupan pada fisik, demikianlah kesadaran murni itu memberi kesadaran kepada manusia.

Makhluk mula2 tidak terwujud seperti lebu tanah, kemudian terwujud seperti manusia binatang dll, sesudah itu kembali tidak terwujud bersatu dengan tanah. Apa yang perlu ditangisi, apa yang perlu disedihkan,..?

Sebagai kesatria hendaklah kamu menjalankan darmamu sebagai kesatria, jika kamu lari dari medan perang para pahlawan akan menyebut kamu sebagai pengecut. Bagi para kesatria sebutan pengecut lebih buruk daripada kematian .

Walaupun Arjuna sudah mendapatkan pencerhan tentang jati diri manusia, tetapi dia masih ragu2 karena dia tidak dapat melawan perasaannya, seperti saudra sdh tahu kematian itu sdh pasti, kenapa sdr masih sedih melihat kematian saudaramu,..demikianlah perasaan Arjuna. Kemudia Krisna memberi wejangan dengan cara lain,.. sbb

Dalam proses perjalanan evolusi manusia , dia mengalami tiga tahapan kehidupan yang disebut triguna, yaitu satwa, rajas dan tamas. Sifat tamas yaitu sifat pemalas, masa bodoh, mendekati sifat2 binatang. Sifat rajas, menjadi manusia emosonil, penuh nafsu, penuh ide, penuh dendam dll. Kemudian sifat Satwa, yaitu sifat tenang, berpikir positip, suka menolong, welas asih, berpikir positif dll.

Untuk mengghilangkan keragu-raguanmu, kamu harus membebaskan dirimu dari ikatan triguna tersebut, artinya dia harus sdh lepas dari ketiga sifat manusia tersebut. Sifat malas dia buang, sifat emosionil dia buang sifat welas asih dia buang, sehingga dia sampai pada pribadi yang tenang, tidak terpengaruh lingkungan maupun kondisi fisik.

Dalam bab ini masih banyak wejangan2 yang berisi nasihat2 untuk mencapai ketenangan dan kebijaksanaan dalam menjalani kehidupan ini, tetapi memerlukan renungan yang mendalan untuk dapat memahami nasihat2 tersebut.

Bab-111. Karma-Yoga.
Ada dua jalan yang aku ajarkan kepada manusia, yaitu jalan dengan menggunakan ilmu pengetahun (Jnana-yoga)bagi yang menggunakan pikiran, dan dengan jalan pekerjaan bagi mereka yang menggunakan tenaga/aktip(karmayoga)

Dia yang melakukan pekerjaan tanpa mengikatkan pikirannya pada hasil pekerjaannya, dialah yang disebut menjalankan “karma-yoga”. Hanya dengan pekerjaan, Prabu Jenaka
Mendpatkan kesempurnaan.

Sebagai orang tidak terpelajar melakukan pekerjaan tanpa ikatan (karmayoga), demikian pulalah hendaknya orang terpelajar (jnana-yoga) melakukan pekerjaannya
Sebagaimana manusia/orang bijak bergerak dan bekerja menurut alamnya/jalan hidupnya sendiri, demikian pula semua makhluk bergerak dan bekerja sesuai alamnya, sesuai jalan hidupnya, sesuai programnya, sesuai dengan peran yang harus dia lakukan. Tidak ada gunanya kita menyesali nasib, sebab nasib adalah rel yang harus kita jalani.

Prinsip dari karma-yoga ialah melakukan pekerjaan tanpa terikat akan hasilnya, sebab bekerja bagi karma yoga adalah yadnya, adalah ibadah untuk kemanusiaan. Ada lima macam yadnya yang disebut Panca-Yadnya yaitu :
o Dewa yadnya, yaitu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.
o Resi Yadnya yaitu penghormatan kepada para resi/para nabi2.
o Pitra Yadnya, mendoakan pada para leluhur.
o Manusia yadnya, melakukan pekerjaan untuk kemanusiaan.
o Butha-Yadnya, memberi makan kepada makhluk dibawah manusia seperti butakala, dedemit, roh2 gentayangan, gumatap-gumitip/binatang2 dll

Dengan jalan bagaimapun orang2 mendekati Tuhan, dengan cara demikian pula Tuhan akan memenuhi keinginan mereka, betapapun sederhana bentuk ibadah seseorang asal dilakukakn dengan keyakinan, Tuhan akan terima ibadahnya, tidak ada ibadah yang sesat. Manusia tidak berhak menilai ibadah itu sesat atau tidak, sebab ibadah itu adalah komunikasi dengan Tuhan bukan dengan sesama manusia.

Jika anda sibuk dalam pekerjaan, jadikanlah pekerjaan itu sebagai ibadah, caranya ialah tanamkan dalam kesadaran anda bahwa anda bekerja adalah karena kehendak Tuhan, jangan terikat pada hasilnya, sebab hasilnya itu adalah untuk Tuhan, sedangkan anda hanya mendapat upahnya, sesuai kebutuhan hidup anda. Hanya dalam pelaksanaannya kamu mempunyai hak, sama sekali bukan pada hasinya.

Bab-1V Jnana-Yoga.
Jnana yoga ialah jalan kehidupan bagi mereka yang mendalami ilmu pengetahun. Dibawah ini saya akan kutif beberapa pengetahuan spiritual untuk kalangan jnanin sbb:

Mereka mengatakan tentang pohon kehidupan /aswatama, yang mempunyai akar diatas dan cabang2 dibawah. Daunnya adalah weda2. Karena umur weda sudah terlalu lama, maka dia akan dajarakan kembali oleh para nabi2 pada tempat dan waktu yang berbeda-beda. Pada dasarnya seluruh kitab2 suci adalah bahagian dari weda yang disesuaikan dengan kondisi dan waktu itu . Orang yang mengetahui ini, berarti mengetahui weda2. Kalau saya mempelajari berbagai kitab2 suci, sama artinya dengan mempelajari weda2.

Banyak kehidupan yang telah Tuhan lalui, demikian pula manusia, tetapi Tuhan mengetahui kehidupan dan kelahiran yang dilaluiNya, sedangkan manusia tidak tahu..
Perkataan serupa ini juga pernah dikatakan Yesus, dia sudah ada sebelum Daud lahir. Kesadaran itu tidak pernah mati, dia lahir memakai kostum sesuai dengan peran yang dia akan lakonkan, tetapi manusia tidak tahu karena kesadarannya tertutup oleh kostumnya.
Sehingga ego semu itu memiliki kesadaran semu/kesadaran fisik. Manusia umumnya berada dalah ego/kepribadian semu ini, sehingga dia selalu berubah sesuai waktu dan lingkungannya misalnya, waktu dirumah dia sebagai ayah, dikantor dia sebagai karyawan, di penjara dia sebagai napi, kemudian setelah fisiknya mati, ego itupun lenyap, seperti lenyanya fisik.

Tuhan dapat dibayangkan sebagai udara yang memberi kehidupan kepada semua makhluk. Dalam setiap makhluk dia sebut udara itu nafas, sifatnya sama dengan udara luar. Demikian Tuhan adalah kesadran universal, walaupun dia masuk kedalam semua makhluk hidup, memberikan kesadaran kepada semua mahkhluk hidup, sifat aslinya tidak berubah sama dengan kesadaran universal, tetapi kesadaran semu pada setiap makhluk berbeda, karena yang nampak itu hanya bayangannya maka itu disebut kesadaran/ego semu. Kalau bathin yang membungkus kesadaran itu sudah bersih, maka akan nampak kesadaran aslinya sama dengan kesadaran universal, dia berhak menyebut dirinya Tuhan.

Kalau manusia suci itu sama dengan Tuhan, kenapa tidak bisa berbuat seperti Tuhan,..? Satu ember air laut, tentu tidak bisa menampung kehiduan ikan2 dilaut demikian pula kesadaran yang dibalut oleh bathin manusia tidak bisa berbuat seperti kesadaran universal.

Orang terpelajar/kalangan jnanin, hendaknya jangan menggoncangkan pengertian orang yang bodoh, dengan memberikan wejangan2 yang sulit, sehingga mereka tidak mau bekerja. Pengetahuan ini cukup dipakai sendiri atau dikalangan terpelajar untuk mencapai kesempurnaan. Seperti di porum kompasiana ini adalah untuk kalangan terpelajar, tidak boleh dibawa keluar untuk kalangan umat yang masih terikat dengan keyakinan yang sederhana. Sebaiknya mereka melakukan ibadah sesuai dengan keyakinan yang diajarkan agama. Ajaran yang lebih tinggi akan membingungkan mereka, akibatnya mereka kehilangan pegangan, misalnya melanggar hukum dianggap sebagai ibadah.

Seperti bait berikut : Pekerjaan tidak dapat menodaiku, demikian pula hasil pekeraan itu tidak dapat mengikat aku.. Bagi orang awam, akan menganggap semua pekerjaannya halah, demikian pula akibatnya tidak akan merugikannya. Sebab itulah pemahaman diatas hanya dipakai dikalangan jnanin/ terpelajar, jangan diajarkan kepada umat awam.

Mengenai Karma dalam akarma, akarma dalam karma, dan karma dalam karma, dapat saya jelaskan sbb:
Karma artinya berbuat, akarma artinya tidak berbuat. Dalam hal ini kita harus melihat dari sisi bathiniah, sebab isi manusia itu hakikatnya adalah bathin, jadi yang bekerja itu hakikatnya ialah bathin, bukan fisik.

Orang yang sibuk bekerja dari pagi sampai sore, tampa mengikatkan bathinnya pada hasil pekerjaannya, itu yang disebut karma/bekerja tetapi bathinnya tidak bekerja / akarma. Dia nampaknya bekerja tetapi tidak merasa bekerja, karena dia tidak terikat oleh hasil pekerjaannya. Inilah yang disebut Karma-Yoga, bekerja sebagai ibadah/yadnya.

Sebaliknya ada orang tidak bekerja/ fisiknya diam, tetapi bathinnya bekerja/mengharapkan hasil yang besar, seperti main lotre, Judi, dll. Mereka ini disebut tidak bekerja, tetapi bathinnya bekerja berharap dan cemas menunggu hasil pekerjaan orng lain. Hal ini disebut akarma dalam karma.

Umumnya orang sibuk melakukan pekerjaan dengan mengharapkan hasil yang baik dari pekerjaannya itu. Hal ini disebut karma dalam karma, artinya fisiknya bekerja, bathinnya juga bekerja. Hal inilah yang menimbulkan senang dan susah, bahkan bisa menimbulkan stres akibat kekecewaan yang berlebihan

Raja-Yoga.
Raja yoga adalah jalan menuju pelepasan.
Ada dua macam makhluk diduni ini, yaitu makhluk yang dapat binasa yaitu makhluk yang berasal dari bumi(dari bawah) dan makhluk yang tidak dapat binasa yaitu makhluk yang berasah dari kesadaran (dari atas)
Yesus katakan ada manusia mati, ada manusia hidup kekal, tetapi maksudnya sama, hanya cara mengatakan yang berbeda, tetapi dapat disederhanakan dengan mengatakan manusia rohaniah, dan manusia jasmaniah. Seperti halnya semut, kalau belum bersayap dikatakan semut, kalau sudah bersayap dikatakan laron. Kalau ulat sudah bersaya dikatakan kupu2, kalau manusia sudah memiliki kesadaran roh disebut manusia rohaniah, bisa terbang meninggalkan fisiknya. Hidupnya tidak tergantung pada fisik, tetapi pada roh yang berasal dari atas. Raja-Yoga adalah usaha untuk mencapai kesadran roh, atau lahir dari roh.

Sebagaimana ether/akasa karena kehalusannya bisa berada dalam semua benda, demikianlah alam kesadaran/atman, berada dalam semua makhluk, tidak terpengaruh sedikitpun akan proses kehidupan, akan tetapi proses kehidupan menyebabkan kotoran yang menyelimutinya berangsur-angsur menipis, sehingga akhirnya bersih total.

Orang yang kesadarannya sudah bersih total, disebut orang suci, seorang yogin, bathinnya bisa masuk kedalam alam sorgawi sebelum dia meninggal, hal ini disbut pelepasan/moksah.
Untuk mencapai tingkatan seperti itu ditempuh jalan, tapa-beratha, yoga dan semedhi seperti para yogin, para biksu, para sufi, para rahib dll.

Wujud Tuhan/Manifestasi Kesadaran Universal.
Arjuna tidak dapat melihat Tuhan dengan mata manusianya, Krisna membuka mata bathinnya dengan demikian dia dapt melihat Tuhan seutuhnya sbb:
Dia melihat Tuhan dengan bayak mata, banyak mulut, banyak telinga, yang pada hakikatnya ialah indria dari semua makhluk. Demikian pula banyaknya hiasan dan bau wewangian.
Dia melihat Tuhan tanpa batas, semua para nabi2, para dewa2 ada didalamnya, dia berada dalam alam sorga dan alam bumi. Dengan banyak mulut dia menelan semua makhluk, dengan banyak rahim dia melahirkan banyak makhluk, dengan banyak senjata dia menghancurkan , dengan banyak ilmuan dia membangun kembali apa yang rusak

Demikianlah hakikat perwujudan Tuhan adalah alam universal termasuk alam duniawi dan alam sorgawi, tidak ada satupun yang berada diluar Tuhan. Sebab itulah orang2 suci mengatakan Aku ada dalam kamu dan kamu ada dalam aku, kita sama2 ada dalam Tuhan, krena mereka melihat wujud Tuhan yang sebenarnya.

Bhakti –Yoga.
Manusia melakukan ibadah/yadnya sesuai dengan keyakinan mereka, untuk itu kita bedakan atas tiga macam keyakinan yang dibawa dari kelahirnya. A.l
Satwika yang bersifat kebaikan, ketenangan dan kesabaran dan pengertian,..
Rajasika manusia yang dipenuhi oleh hawa afsu, keserakahan, dan emosionil.
Tamasika manusia yang lahir dalam kebodohan, tidak ada motivasi, malas, banyak tidur.

Manusia yang melakukan yadnya/ibadah dengan tulus dan ikhlas karena kewajiban yang diajarkan oleh agama, mereka itu adalah golongan stwika, merka melakukan bakti-yoga.

Mereka yang melakukan ibadah/yadnya dengan penuh pengharapan, baik itu keuntungan duniawi, maupun berkat sorgawi, dilakukan oleh kelompok rajasika.

Ibadah yang dilakukan dengan kebodohan, para extrimis, penyiksaan diri/bomber, menyakiti hati orang lain, dilakukan oleh kelompok tamasika

Tiga macam yadnya diatas didasarkan atas keyakinan alamiah menurut kelahiran mereka, artinya jalan hidup mereka memang harus demikian. bagaimanapun bentuk ibadah/yadnya seseorang, jika dilakukan dengan keyakinan, maka ibadah itu akan diterima Tuhan.

Setiap orang bahkan para dewa2pun tidak luput dari kewajiban yang disebut swadarma, yaitu job kehidupan, atau program kehidupan, atau jalan kehidupan yang harus ditempuhnya. Menyesali hidup, atau mengingini kehidupan orang lain adalah suatu kebodohan.

Saya tidak mengutip ayat demi ayat, karena saya hanya mengambil intisari dari Begawan gita yang bisa dimanfaatkan bagi mereka yang ingin mencapai tingkat spiritual. Bagi anda yang ingin masuk kedalam alam spiritual silahkan masuk di (http://spiritual.house.blog.com )
Oum sathy-santhy..oum,..

Selasa, 08 Desember 2009

Manusia Primitif Dalam Zaman Modern

TUHAN TIDAK PERLU DISEMBAH.
Manusia saman purba menyembah matahari sebagai Tuhan, karena mereka percaya bahwa matahari mempunnyai kekuatan supernatural yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia. Zaman berikutnya manusia dapat mengungkap kekuatan matahari sebagai sumber energi berupa panas yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia. Dengan diketahuinya sumber kekuatan matahari bukanlah kekuatan supernatural, tetapi kekuatan alamiah yang dapat dibuktikan kebenarannya, maka matahri tidak lagi disembah.

Pada zaman moderan sekarang masih ada kelompok masyarakat primitif yang menyembah kekuatan supernatural sebagai berhala mereka yang mereka anggap dapat memberikan apa yang mereka minta. Kekuatan supernatural itu tidak dapat divisualisakan tetapi dapat dibentuk dalam imajinasi, yang mereka sebut Tuhan.

Masyarakat primitif zaman sekarang mulai tergusur kepinggiran kota. Dalam tatanan dunia moderan mereka mempunyai basis kuat di dua negara yaitu Vatikan dan Arab Saudi. Dinegara-negara berkembang, pemeritahan masih dipengaruhi oleh pemikiran masyarakat primitif sebab mereka menguasai kehidupan sosial masyarakat pedesaan.

Ciri2 masyarakat primitif ialah “kebodohan” berkiblat kebelakang, berpikiran dubjektif, bertindak arasionil, memelihara berhala, mudah diprovokasi. Kita juga mengenal ciri2 fisiknya a.l. memakai asesoris primitif, pakain sesuai aturan masyarakat primitif.

Berhala masyarakat primitif zaman sekarang ialah “Tuhan/Allah” dialah yang disembah dan disakralkan karena diyakini mempunyai kekuatan supernatural yang dapat memberikan apa yang mereka inginkan, dan dapat juga melindungi mereka dari bahaya.

Saya umpamakan manusia itu seperti robot2 yang bekerja dalam sebuah pabrik perakitan mobil yang sangat komplek. Setiap robot mempunyai job masing2, misalnya ada yang membuat damper, ada yang membuat pintu, ada yang pasang kaca, ada yang ngecet, sampai ada yang tingkat finishing

Semua robot itu menyakini, ada kekuatan supernatural yang mengatur mereka, karena mereka semua bodoh, tidak tahu hakikat diri mereka. Mereka tidak tahu bahwa mereka dibuat sesuai kebutuhan, mereka tidak tahu bahwa didalam diri mereka ada program sesuai job mereka.

Demikianlah pemikiran masyarakat primitif, mereka meyakini ada kekuatan supernatural yang mengatur hidup mereka, mereka tidak tahu bahwa sejak perencanaan sampai kelahiran mereka sudah diatur dalam paket program yang berintergrasi dengan program universal. Siapa yang membuat program Universal itu,..? cari jawabannya di htt://spiritual-house.blog.com ada juga di http://madeteling.blog.plasa.com

Tuhan adalah makhluk semu yang hanya ada dalam imajinasi manusia primitif. Makhluk semu itu merupakan perkembangan dari berhala yang bersifat fisik menjadi berhala yang bersifat imajinasi. Berhala sama sekali tidak mempunyai kekuatan supernatura, tetapi dia bisa nampak mempunyai kekuatan apabila dia beriteraksi dengan kepercayaan manusia.

Dalam memprogram dan menjalakan robot2 manusia menggunakan energi listrik, dalam menjalankan program kehidupan dipakai energi kundalini, dan energi spirit, dan lebih tinggi lagi ialah energi kehendak. Manusia menyebut energi2 itu sebagai kekutan supernatural. Kalau kekuatan supernatural sudah diketahi, manusia primitif akan sadar bahwa mereka adalah makhluk primitif penyembah berhala yang disebut Tuhan.
Manusia primitif pasti akan digilas oleh roda globalisasi, generasi muda janganlah beridiri dibawah tembok yang sudah miring, (madeteling@plasa,cum)

Minggu, 06 Desember 2009

DO'A SEORANG PERAMPOK

DO’A SEORANG PERAMPOK.
Perampok:
Ya,..tuhan, ampinilah anak pendosa ini,..
Aku sudah bertobat, tidak akan merampok lagi,..
Sekarang perutku lapar tuhan, sudah dua hari aku tidak makan,..
Barilah aku rezeki untuk hari ini secukupnya,...

Tuhan,..:
Bangunlah anakku,,,aku sudah sediakan rezeki untukmu,..
Kamu tinggal ambil saja,..
Di rumah pak Ali ada limaratus ribu rupiah dalam lemarinya,..
Ada dua hand phone di ruang tamu,..
Cukup Untuk hidupmu selama satu minggu,..

Perampok: Kau suruh aku merampok lagi,..? yaa amppuuun,..
Tuhan : Kamu tidak merampok anakku, itu rezekimu, bukan rezekinya pak Ali,..
Perampok: orang bilang aku orang berdosa, aku takut masuk neraka,..
Tuhan : Mereka belum mengerti apa itu dosa dan neraka’ mereka masih kanak2
Perampok: Aku ingin ketegasanmu, apakah merampok itu tidak berdosa,..?
Tuhan : Apakah harimau membunuh rusa. kamu bilang dia berdosa,..?Kalau harimau tidak mau membunuh dia akan mati kelaparan,..kalau kamu tidak merampok kamu akan mati kelaparan, kamu sudah dineraka sebelum kamu mati, karena rezekimu dari merampok
Perampok: yaa benar juga kata Tuhan, aku harus rampok lagi cari makan, kalau aku tidak merampok, aku sudah dineraka sebelum aku mati,..bener juga itu,..
Tuhan tidak pernah salah,....(madeteling@plasa.com)

Kamis, 03 Desember 2009

KERUKUNAN ANTARA UMAT BERAGAMA

Kerukunan antara umat beragama adalah mutlak diperlukan,..
Keyakinan dan doktrin umat beragama adalah hal yang sensitif untuk dibicarakanm,,
Titik api perpecahan antara umat adalah doktrin penyebaran agama,..
Alat ampuh untuk menarik pengikut ialah “ reklama agama”
Reklama itu diambil dari ayat2 suci yang sangat disakralkan oleh umat,..

Ayat2 yang ditulis ribuan tahun lalu, sangat tidak releven dengan zaman sekarang.
Pemuda adalah masa depan bangsa, kamulah ujung tombak pembaharuan,..
Banyak pemuda yang tidak terikat oleh pembodohan ayat2 yang sudah mati.
Merekalah sebagai pengerak kemajuan bangsa,...

Banyak pula pemuda yang masih dibergol oleh ayat2 konservatif,..
Merekalah yang menjadi beban bangsa, sama dengan pemabuk miras,..
Mabuk ayat2 lebih berbahaya dari mabuk miras, para bomber adalah contoh,..
Mereka tidak melihat realitas, mereka berada dalam alam fantasi, mereka mabuk,..
Merekalah yang membuat onar dengan dalih moralitas,..
Merekalah membunuh dengan dalih menjalankan perintah agama,..

Agama tidak salah, ayat2 tidak salah, tetapi kamulah yang tidak tahu makan
Kamu makan kulitnya sedangkan isinya kamu buang, karena kamu tidak tahu isinya.
Isi ayat2 menyebabkan kamu sadar, kulit ayat2 menyebabkan kamu mabuk,,
Isi ayat2 adalah spiritual, kulitnya adala ceritra2 , adalah syariat2, perumpamaan2.
Kalau tidak tahu isinya, jangan dimakan supaya kamu tidak mabuk,..

Slogan kafir, slogan satu2nya jalan adalah reklame, jangan percaya itu,..
Slogan itulah titik api perpecahan, reklama lawan reklama mengadu domba pemuda
Diatas bilang kerukunan, titik api tetap menyala dibawah,..kerukunan yang palsu,..
Kalau mau jujur, padamkan titik api itu, buang selogan2 kosong itu,..
Slogan2 itu adalah budaya timur tengah melawan budaya barat,
Kenapa kita mau diadu domba oleh budaya itu, bukankah karena kebodohan kitra.?

Kita sudah limapuluh tahun merdeka, jiwa pemuda masih dijajah budaya asing,..
Bebaskan jiwamu dari penjajahan, bebaskan jiwamu dari doktrin2 agama,..
Tidak ada yang sensitif untuk dibahas, tidak ada yang tabu, tidak ada yang haram,
Semua berdasarkan pertimbangan yang realistis, masuk akal dan objektif,..
Itulah pemuda yang merdeka, bebas dari perbudakan budaya asing,..

Di kompasiana kamu bisa buka isi hatimu,..banyak yang sudah merdeka,..
Banyak juga yang masih dibungkus dengan slogan2 primitif, mereka masih mabuk,.
Masa depan adalah zaman globalisasi, batas antar negara dan nasionalisme menipis,
Jika pemuda tidak bebas dari penjajahan ideologi, kita akan digilas oleh roda globalisasi
Sadarlah, jangan dibuwai oleh imajinasi masa lalu, lihat realita yang ada didepan anda,..
(madeteling@plasa,com)

Selasa, 01 Desember 2009

B E R H A L A,....BERHALA LAGI...

BERHALA LAGI....BERHALA.. LAGI,.
Kenapa kamu suka sekali menulis berhala,......???
Karena aku kasihan sekali kepada bangsaku,..sampai sekarang masih dikuasai oleh berhala,.
Mereka banggakan kekayaan hasil buminya,.. tetapi dimakan bangsa lain,..
Anak negeri keluar mencar sesuap nasi, menjual harga diri menjadi kuli,..
Pergi dengan harapan , pulang dengan penderitaan,,
Pemimpin bangsa bangga dengan devisa, menjual keringat, darah dan nyawa anak negeri.
Pemimpin mengundang wna menjadi majikan anak negeri, dinegeri sendiri,...
Anak negenri menjadi budak di negeri sendiri,..

Kenapa demikian,.....?
Karena kita masih dikuasai oleh kebodohan yang disebut ,,berhala,
Anak2 muda dijejelin dengan doktrin2 berhala yang di import dari luar,..
Kita sudah dibuai dengan racun kebodohan, yang disebut “ DOKTRIN”
Mereka menjual air ditepi kolam,...
Kenapa anak negeri tidak mau ambil air sendiri,...?kasihan anak negeri,..
Apakah karena kebodohan atau kemalasan,..itulah racun dari luar,..

Pendiri bangsa mengatakan “ bangunlah jiwamu”,....
Sekarang jiwamu dipenuhin dengan ayat2 zama bahula,...
Kalau kamu berkiblat ke zaman bahula, kamu akan sampai disana,.
Kamu akan digilas oleh zaman globalisasi,..

Lihatlah kebodohan pemimpin bangsa ini,....
Orang kafir, orang non berhala dapat menguasai institusi hukum sampai RI-1.
Pemimpin banyak yang pintar menghafal doktrin2, tetapi tidak cerdas,..
Kecerdasan anak negeri dirampas oleh berhala yang menguasai nergeri ini,..

Supaya kamu tahu,..lihatlah evolusi berhala yng memerintah kamu,...
Zaman primitif, berhala menggunakan patung2, sebagai perwujudannya,.
Mereka menggunakan patung, karena imajinasi manusia belum tumbuh,.
Setelah imanjinasinya tumbuh, dia memakai “TUHAN” sebagai wujudnya,..
Tuhan adalah wujud berhala dalam imajinasi manusia sekarang,(subjektif)

Imajinasi lenyap,..tumbuhlah akal sehat, yang disebut logika,..
Berhala berubah menjadi “SCIENCETIS”

Kalau kamu ingin bebas dari kekuasaan berhala ada petunjuk yang jelas,..
Masuk kedalam kamarmu, kunci pintumu,.masuk kedalam yang tersembunyi, kamu akan melihat yang tersembunyi,..yaitu wujud asli dari berhala yang kamu sembah,..

Setelah kamu ketemu wujud asli dari berhalamu, kamu akan menyatu dengan dia, dia ada dalam kamu dan kamu ada dalam dia. Itulah yang disebut kesadran .

Kenyataannya semua isi alam ini ada dalam dia, dan dia ada pada semua unsur alam ini, Semua manusia ada dalam dia dan dia ada pada semua manusia tetapi kalian tidak menyadari keberadaannya, karena kesadaran anda terutup oleh kotoran duniawi.
Nasihat diatas,,,masuk kedalam kamar = mencari jati dirimu (kesadaranmu)

Bangsa Indonesia sekarang berada dalam peradaban imajinasi (subjektif) diperintah oleh makhluk berhala yang disebut “Tuhan/Allah” dgn doktrinya ayat2 suci.

Peradaban logika (objektif) dengan berhalanya “Sceincs” telah membabat berhala Tuhan,
Penyembahnya akan dijadikan budak2 sciens, mereka bergerak dalam dunia maya.
Lihatlah anak2 muda sekarang, hp adalah bahagian dari componen fisiknya, tidak ada pemuda tanpa hp.

Kenyataan sekarang kita berada dalam zaman logika, tetapi kenapa pemimpin bangsa masih berada dalam zaman imajinasi, (subjektif)..? = zaman kebodohan. ? Karena mereka takut Tuhan,..takut dosa,..? takut neraka,..? ingin sorga, ingin pelayan bidadari, semuanya itu adalah imajinasi belaka, yang realitasnya tidak ada.

Lihatlah contohnya bank century, karena takut terjadi ras (imajinasi seorang pemimpin) uang 6,7 triun lenyap entah kemana,..? . Keputusan yang diambil berdasarkan imajinasi sangat subjektif, bisa menimbulkan banyak opini bersifat subjektif pula.

Contoh lain,..orang pintar ngontrak rumah, bikin usaha reksa dana, kumpulkan uang rakyat, sesudah itu lari, nasabah berteriak,...bodohnya sendiri,...itu rakyatnya negeri ini,..
Orang pintar,..dekati para pejabat, kuasai pimpinannya, semua anak buahnya bisa diatur, dapat fasilitas ini dan itu, uang negara keluar dgn alasan kebijakan, disimpan dilua negeri, lalau kabur. Pejabat mempertanggung jawabkan kebijakan yang bodoh,..
Rakyat ngumpul rupiah, dijadikan dolar, bayar upeti ketimur tengah, bodohnya siapa?

Tidak semua anak negeri ini dikuasai berhala, merekalah anak2 yang cerdas, merekalah yang menjadi harapan bangsa, bebaskan dirimu dari kekuasaan berhala, kamu akan menjadi anak yang cerdas, tetapi harus waspada, berhala science akan menhadang kamu.

Apa itu berhala Science,..manusia dijadikan robot, dijadikan komputer, dijadikan cd, mereka pintar nampaknya, tetapi mereka hanya dijadikan saluran science, bisa mengeluarkan apa yang sudah dimasukkan. Menghafal banyak ayat2, banyak buku2, yang keluar dari memorinya tetap berupa ayat2 dan buku2, mereka adalah budak science, karena logika dan akal sehatnya tidak jalan. Mereka menyandang gelar Sarjana, Profesor, Doltor, dll tetapi dipakai oleh tamatan SD yang bisa membangun suatu usaha.

Bebaskan dirimu dari perbudakan berhala, kamu akan menjadi orang yang cerdas, (madeteling@plasa.com).

Senin, 30 November 2009

padang galak vs padang pasir

Dalam perjalanan Abunawas ketemu Bungkling di kapal pesiar,..
B: Hai Abu, darimana saja kamu ...? baru,.. ketemu,! engak kuduga,..
A.Aku sibuk rintis bisinis baru di timur-tengah , sekalian singah di Arab Saudi,..
B,Apakah kehebatannya di Arab,..yang kau lihat,..
A.Yang kau tidak pernah lihat, disana ada padang pasir yang amat lus,.....
Kalau ada badai, kamu bisa tertimbun oleh pasir,.. hebat kan,..?
B.Padangnya memang hebat, bisa nimbun orang dengan pasir. dikampunku juga ada padang galak,. .padangnya galak sekali,.. jika angin kencang dia bisa loncat-loncat
A Ahhh,..bohong kamu, masak padang bisa loncat-loncat
B. Kamu juga bohongin aku, masak padang bisa nimbun orang dgn pasir. aku tahu padang gente, bisa pakai obat, padang kawat, batangnya kuat seperti kawat, ada padang bun yaitu padang yang melilit dipagar, padang pasir,.... untuk apa , itu..?
A. Kamu enggak ngerti apa aku bilang,,.seperti juga aku engggak ngerti apa kamu bilang,..


Kafir Anak-Anak,....
Ali : Emk, kenapa kalau babe marah2 sering nyebutin aku kafir ..?, apa itu kafir mak,.:
Mak : kafir artinya tidak beragama , atau orang bukan islam,..
Ali,.Kalau non-islam disebut kafir.,? berarti islam non-kafir, apa bedanya mak,..?
Mak. Kalau islam masuk sorga, kalau non islam masuk neraka,...
Ali, Kata babe, jangan bergaul dgn orang kafir, aku jadi susah mak, temanku banyak kafir.
Mak. Jangan dengar kata babemu, dengar kata hatimu, kamu tidak akan susah,.

Ali Kesekolah,..
Ali :Dia duduk sendirian tidak punya teman,..
Agus : Kenapa kamu duduk sendirian Li,, apa yang membuat kamu susah,..
Ali. Aku mau dengan suara hatiku, kata babe jangan bergaul dgn orang kafir
Sebab semua orang kafir masuk neraka, aku bingung gus
Agus Aku dengar dari Lukas lain Li,..hanya pengikut Yesus yang masuk sorga
Ali Lalu yang lainnya, bagaimana,..? masuk neraka,..?
Agus Bukan, nunggu dulu sampai mengakui Yesus sebagai juru selamat
Lukas : Itu kata ibuku, bapaku juga bilang begitu, tapi hati nuraniku bicara lain, coba kau pikir, hari esok aja dia belum tahu, apalagi sesudah mati, ceritra konyol,...
Ali..Suara hatiku juga bilang begitu, tidak masuk akal tau nasib orang lain, nasib sendiri aja belum tahu, masa bodoh,..ahh ceritra mati..
Agus : Itu juga bukan kata hati nurani orang tua kalian, itu reklame agama . Supaya orang masuk islam, dikatakan hanya orang islam yang masuk sorga, supaya orang mau masuk kristen dikatakan hanya pengikut Yesus yang masuk sorga. Semua kecap nomor satu.kan.percaya reklame adalah suatu kebodohan,..
Orang tua adalah masa lalu Li,..mari kita bermain,. Dunia anak2 adalah sorga, dunia orang tua adalah neraka, ......(madeteling@plasa.com)

TIGA LAPIS ALAM KEHIDUPAN

Dalam beberapa tulisan saya menyangkut pemahaman spiritual, saya sebutkan bahwa manusia terdiri dari dua bahagian yaitu jasmani dan rohani. Dalam perjalanan meditasi, saya mendapat koreksi “ manusia bukan terdiri dari dua bahagian, tetapi tiga bahagian kehidupan”

Saya ambil contoh dari ajaran Budha, (mohon koreksi dari unat budha karena semua buku2 saya sdh hilang) disana ada disebutkan alam Bodhisatwa, alamTatagatha. dan alam Budha. Waktu Budha memberi ajaran tentang kesadaran murni, yang banyak hadir ialah kalangan tatagatha, jumlahnya amat banyak, seperti pasir dilaut.

Alam bodhisatwa ialah kehidupan duniawi sebagai manusia. Para bodhisatwa ialah manusia yang sudah mencapai tingkat akhir dari evolusi kehidupan sebagai makhluk hidup.
Makhluk tatagatha , ialah mereka yang sudah bisa lepas dari kehidupam duniawi, tetpi belum bisa mencapai alam budha, karena kesadrannya belum bersih.
Alam Budha ialah alam kesadaran murni, dia meresap dalam seluruh alam kehidupan tetapi tidak terikat, dia sifatnya murni kesadaran

Didalam tumbuh2an dia memberi kesadaran kepada tumbuh2an sehingga dia bisa mengambil zat2 dari dalam tanah, mengubahnya menjadi buah dan daun, untuk komsumsi hewan dan manusia.

Didalam binatang dia memberi kesadaran kepada binatang sehingga dia bisa memiiih makanan, berkembang biak dll, selanjutnya menjadi konsumsi bagi manusia.
Didalam manusia dia memberi kesadaran kepada manusia sehingga dia bisa menggunakan akal –pikirannya untuk mencapai hal2 yang bersifat abstrak, menggunakan panca indrianya untu mendeteksi lingkungannya,

Seperti halnya evolusi dari binatang ke manusia kita mengenal makhluk peralihan, seperti manusia srigala, harimau jadi-jadian, manusia kanibalisme, pembunuh berdarah dingin, sadisme, semua itu menunjukkan sifat2 kebinatangan.

Demikian pula ada makhluk peralihan dari alam duniawi ke alam tatagatha, yaitu para bodhisatwa. Sifat2 manusiawinya sudah berkurang, misalnya mencari kekayaan, mencari ketenaran, kehidupan sosial, kehidupam rumah tangga, sudah berkurang, sebaliknya sifat2 makhluk tatagatha mulai nampak, misalnya individualistis.

Kesimpulan dari tulisan ini ialah,..manusia terdiri dari tiga lapis alam , yitu alam fisik, alam rohani dan alam kesadaran. Sorga bukan merupakan akhir tujuan manusia, dia masih menggunakan fisik ronahi, dia masih bisa mati, tujuan akhir ialah kesadaran murni.
Seperti peluncuran Satelite, roket pertama (fisik)dibuang setelah menembus atmofir bumi, roket kedua (batin)dibuang setelah meninggalkan gavitasi bumi, akhirnya sampai diruang angkasa, (alam kesadaran murni.) (madeteling@plasa.com )